Enam Sekolah di Depok Raih Penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional

Adiwiyata 1
Pada Senin (22/12/2014) Depok kembali mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional. Pencapaian tersebut didapat oleh enam sekolah yang telah mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan dengan menerapkan penghijauan dan pengolahan sampah di Kota Depok. Hal tersebut dibuktikan dengan diberikannya Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2014 oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia di Auditorium Manggala Wanabakti Jakarta.

Penghargaan Adiwiyata ditujukan untuk mewujudkan generasi peduli lingkungan. Program ini diarahkan kepada sekolah setingkat SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA, dan SMK/MAK dengan target sasaran 10 persen dari total sekolah di Indonesia atau 25.825 sekolah. Indikator yang harus dimiliki sekolah Adiwiyata diantaranya kebijakan berwawasan lingkungan, kurikulum sekolah berbasis lingkungan, kegiatan sekolah berbasis partisipatif, dan pengelolaan sarana dan prasarana pendukung sekolah yang ramah lingkungan.

Program Adiwiyata dilakukan secara berjenjang dari tingkat Kabupaten/Kota, tingkat Provinsi, tingkat Nasional, serta tingkat Adiwiyata Mandiri. Sekolah yang telah mencapai kriteria Kabupaten/Kota dapat diusulkan ke Provinsi dan seterusnya ke Nasional. Adiwiyata mandiri adalah sekolah Adiwiyata Nasional yang berhasil membina 10 sekolah dengan kualifikasi Sekolah Adiwiyata Kabupaten/Kota.

Dalam hal ini, Depok mendapatkan enam penghargaan untuk Adiwiyata Tingkat Nasional. Sekolah tersebut antara lain SD N Anyelir 1, SD N Pondok Cina 1, SMP N 8 Depok, SMA Lazuardi Global Islamic School, SMA N 2 Depok, dan SMA N 4 Depok. Untuk jumlah keseluruhan, ditetapkan 498 Sekolah Adiwiyata Nasional 2014 dari 30 Provinsi di Indonesia.

“Alhamdulillah poin-poin yang menjadi penilaian ada pada beberapa sekolah yang kini mendapat penghargaan. Ini merupakan kebanggaan tersendiri untuk Pemkot Depok,” tutur Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Depok Wijayanto.

Mantan Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kota Depok ini akan terus berupaya memperkenalkan progran penghijauan pada lingkungan sekolah tersebut melalui berbagai sosialisasi dan pembinaan kepada sekolah-sekolah yang ada di Kota Depok. Berikutnya, pihaknya akan mengajak seluruh sekolah tersebut untuk ikut serta dalam penilaian Adiwiyata berikutnya.

“Banyak upaya yang akan kami lakukan guna memperbanyak sekolah yang ada di Kota Depok dalam menerapkan progran sekolah berbasis lingkungan. Semua itu agar Depok memperoleh penghargaan Adiwiyata lebih banyak, demi memajukan Kota Depok tentunya,” ujar Kepala Dinas BLH Bpk. Wijayanto.